Colosseum, Stadion Museum

Kalo kita membayangkan kota Roma, maka yang langsung terbayang adalah Colosseum. Yap, inilah memang ikon kota Roma sekaligus salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Colosseum ini disebut juga Flavian Amphitheatre merupakan monumen terpenting dari Roma kuno. Klo orang Italia bilangnya "Coloseo". Enak didengar. Pembangunan tempat ini oleh kaisar Vespian (Vespasian) dan diresmikan oleh putranya, Titus. Sekilas aku lihat mirip Stadion Senayan ukuran mini yang tinggal separo. Jadi pengen lari-lari keliling. Hehehe.....
.
.
Sejumlah besar Gladiator dan ribuan binatang buas sudah pernah diadu disini. Amphitheatre besar ini biasa dipakai untuk pertunjukkan berdarah seperti pertarungan antar Gladiator (bila menang, mereka berhak mendapatkan status manusia yang merdeka) serta perburuan binatang buas. Bahkan kabarnya orang-orang Kristen pada perkembangan awal di Roma diadu sampai mati disini, bahkan diadu dengan binatang buas. Banyak darah martir Kristen mengalir disini. Hal ini terjadi sampai pada tahun 400M ketika Kekaisaran menghapuskan kegiatan ini. Soale kaisarnya udah Kristen.
.
.
Soal nama nih, pada awalnya bangunan ini disebut Flavian Amphitheatre karena Kaisar Vespasian yang membangun ini berasal dari keluarga/dinasti Flavia. Sedangkan nama Colosseum itu diambil dari nama patung besar Nero yaitu Colossus. Patung ini setinggi 40 meter. Nama Colosseum jauh lebih terkenal daripada Flavian Amphitheatre kan...:)
.
.
Bangunannya sih waktu aku lihat udah rusak dan hancur separuh. Hal ini karena terjadi beberapa kerusakan akibat gempa bumi pada pertengahan abad ke-5. Tempat ini juga pernah digunakan sebagai benteng. Pada abad pertengahan, Colosseum ini digunakan sebagai gudang tempat pengambilan bahan baku material bagi pembangunan monumen-monumen serta gedung-gedung yang diperuntukkan bagi sejumlah Paus.
.
Jadi, Colosseum saat ini yang masih dapat kita lihat hanyalah merupakan sisa dari sebuah kemegahan yang tak tertandingi. Ukurannya adalah sebagai berikut : sumbu utamanya 188 meter, sumbu kecilnya 156 meter, panjang kelilingnya 527 meter (setengah kilo, wah..) dan tingginya 57 meter. Bentuk gedung ini adalah elips, dengan empat tingkat. Bagian luarnya dilapisi dengan marmer.
.
Ada empat gate atau pintu masuk utama ke dalam arena, dan pintu-pintu kecil lainnya sebagai jalan masuk ke tempat duduk penonton. Bagian dalamnya, dimana dapat menampung 50.000 penonton, tersusun di lantai yang tinggi dengan tiga tingkat susunan tempat duduk. Terdapat podium sebagai tempat duduk VIP seperti Kaisar, senator, petugas pemerintahan dan lainnya. Tingkat pertama digunakan untuk para ksatria. Tingkat kedua digunakan untuk para warga negara biasa, sedangkan tingkat ketiga digunakan untuk masyarakat kelas bawah.
.

Denah tingkatan tempat duduk di dalam Colosseum
.
Di arena (76 x 46 meter) masih dapat dilihat bagian lift jaman dulu tempat binatang buas dibawa keatas dari gua bawah tanah tempat mereka dikurung sebelum pertunjukkan dimulai. Lift tersebut naik-turun dengan tenaga manusia dengan jalan ditarik. Kayak di film Flinstone. Hehehe. Katanya bagian arenanya pun dapat dibanjiri air untuk pertunjukkan “perang laut” tiruan walaupun hal ini disanggah oleh para arkeolog. Emang sih gak masuk akal. Soale arena itu kan isinya pasir yang yang punya daya serap tinggi terhadap cairan. Lagipula, istilah "arena" itu berasal dari kata Latin yang berarti "pasir", dan biasanya diletakkan di lantai untuk menyerap darah.
.
Di pintu masuk samping ada Salib Kayu besar yang diletakkan oleh Paus Pius IX untuk menyelamatkan sekaligus menyucikan tempat ini dari para penjarah yang hendak menghancurkannya. Wah, kayak kerusuhan Mei tahun 1998 dulu ya..:) Di sebelah dalam juga ada salib satu lagi yang lebih kecil sebagai peringatan akan sejarah Kristen di tempat ini. Tempat ini memang punya sejarah panjang dengan kekristenan.
.
Dalam beberapa abad, bangunan ini mengalami kerusakan karena berkali-kali mengalami gempa bumi dan sambaran petir, dan kini terlihat kusam namun ia mempunyai daya tarik tersendiri, maka tidak heran banyak orang berbondong-bondong menyaksikan keajiban dunia ini. Tapi klo menurutku, saat ini, Colosseum ini lebih indah apabila dilihat dari luar. Dari dalamnya kelihatan jelek. Blum diperindah atau memang menjaga keasliannya?
.
Trus, atraksi menarik di tempat ini adalah adanya tiruan para gladiator. Mereka mengenakan busana ala legioner zaman dahulu, lengkap dengan helm dan pedang palsunya. Kayak yang di Pantheon. Dengan uang sekitar 2-3 euro, kita bisa foto bareng para gladiator gadungan itu.:) Tiruan para gladiator ini tersebar di sekeliling colosseum.
.
Lukisan Colosseum dan Forum Romanum oleh Rudolf Wiegmann, 1835
.

Tapi, hati-hati. Di sini banyak banget copet. Soale, gladiator, turis, dan pedagang asongan berbaur memenuhi area sekitar koloseum. Biasanya mereka nyamar dan bergerombol sebagai pengemis. Mereka meminta-minta setengah maksa, trus ketika Anda lengah, salah satu dari mereka akan mencopet Anda.
.
.

by Sahat Parlindungan Simarmata - www.sahatsimarmata.com
.
Cetak halaman ini (Print this page) ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Google Search Engine
Google