Spanish Steps, Trinita dei Monti, Piazza di Spagna, dan Fontana La Barcaccia

Setelah tak tentu arah, hehehe, kami sampai di Via (Jalan) Condotti, menuju Piazza Espanya alias Piazza di Spagna atau lebih dikenal, Spanish steps. Tempat ini telah menjadi tempat nongkrong orang Roma, khususnya para wanita cantik dan pria-pria yang ingin menjadi model lukis dari abad 18, dan tempat berkumpul para pendatang dan turis sampai sekarang. Termasuk kami. Cuma kami ini tergolong model atau turis ya? Hahaha.....
.
Spanish Steps merupakan puluhan anak tangga yang terletak di Piazza di Spagna dan didesain oleh Francesco De Sanctis. Tangga ini dari atas bukit menuju bawah bukit. Jika disusuri ke atas, anak tangganya akan membawa pengunjungnya menuju gereja tua ala Perancis yang kokoh, Trinita dei Monti, yang dibangun 1495. Dari bawah tangga, para turis pun bisa melihat air mancur Fontana La Barcaccia.
.
Via Condotti dipenuhi barisan butik internasional namun terlihat selalu padat dikunjungi turis berkantong tebal. Daerah sini memang pusat perbelanjaan mewah. Sepanjang jalan tampak toko-toko macam Louis Vuitton, Prada, Bvlgari, Gucci, dll. Gila, harganya mahal banget. Kayak di Missoni (pernah dengar gak?, toko favorit si Andrea itu. Satu sweater aja harganya sekitar 8 juta perak, klo dikurskan. Tapi memang inilah daerah pusat mode di Roma. Semua terlihat kinclong dan apik. Aku pun jadi cepat-cepat merapikan penampilan.:)
.
Di depan butik Missoni, Piazza di Spagna
.
Bagi kami sendiri, kami merasa tidak banyak yang bisa dilakukan kecuali wira-wiri gak keruan alias jalan ke sana-sini tanpa tujuan. Soale mau duduk susah banget. Rame. Trus, kebetulan saya cari tempat transfer uang. Kebetulan di situ ada Western Union dan Banca di Roma. Ternyata susah juga transfer uang cash disini. Mesti punya rekening lah, mesti ke rekening pribadi lah, dll. Intinya mereka kuatir money laundering.
.
.
Klo diperhatikan sekitar sini, di sebelah kanan dari Spanish steps adalah Keats & Shelley Memorial House, tempat dimana para penyair terkenal berkumpul. Mereka itu antara lain John Keats, Percy & Mary Shelley, Lord Byron.Di depan tangga ada air mancur mungil. Airnya bening, membuat para turis pengen untuk mencelupkan jari mereka.
.
Fontana La Barcaccia, Piazza di Spagna, Rome, Italy
.
Ini memang tempat eksotis tempat turis nyantai duduk ditangga batu yang cukup tinggi itu atau disekeliling perahu batu dengan air mancurnya yang cantik. Sebagian turis saya lihat mereka berkeliling sekitar Spanish Step, cuci mata kedalam toko-toko yang menjual barang bermerek. Sedangkan sebagian memilih bergabung duduk didekat perahu batu. Suasana tentu asyik dan bikin betah walau cuma duduk dipinggiran kolam saja karena duduknya rame-rame itu. Trus, kalo mau jalan-jalan naik kuda kayak bangsawan jaman dulu juga ada di Piazza di Spagna ini. Keren... Saking kerennya kita jadi berpikir untuk naik kereta kuda itu. Hahaha.
.
Kereta berkuda buat jalan-jalan lagi parkir, Piazza di Spagna, Rome
.
Lelah sehabis melihat-lihat, paling pas memang kalo kembali ke Spanish Step duduk di anak tangganya sambil makan es krim. Rasa es krimnya sangat enak, lembut, manisnya pas. Gelato adalah es krim Italia dengan kandungan lemak rendah, es tersebut selalu menggoda dengan kreasi aneka rasa yang ditawarkan.
.
Memang benar kata orang, Spanish Step itu ramai luar biasa. Orang-orang jalan kaki memenuhi jalanan baik turis maupun penduduk lokal. Kalau terpisah dari teman seperjalanan akan sangat sulit mencarinya. Memang saya perhatikan ada beberapa turis yang kehilangan temannya. Hehehe. Kacian deh.
.
Lukisan Spanish Steps oleh Paul Guyer
.
Pemandangan unik lainnya di Spanish Steps adalah banyaknya wisatawan mancanegara maupun penduduk lokal yang duduk-duduk di anak tangga Spanish Steps sehingga terlihat hampir menutupi seluruh anak tangga.
.
.

by Sahat Parlindungan Simarmata - www.sahatsimarmata.com
.
Cetak halaman ini (Print this page) ....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Google Search Engine
Google