Roma Trastevere

Trastevere adalah kota tua di Kota Roma, Italia. Warga di kota ini sangat bangga karena sebagai keturunan kerajaan Romawi. Mereka tidak mau dibilang orang Roma, tapi orang Trastevere. Sekarang Trastevere lebih dikenal sebagai Stazione Roma Trastevere. Sedangkan asal kata Trastevere itu sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu Trans Tiberia, karena disisi sungai Tiber.....
.
Inilah tempat persinggahan kami dari Stazione Fiumicino menuju Stazione Porta Romana, atau sebaliknya. Kami mesti singgah dan turun dulu di Trastevere sambil menunggu kereta menuju dua tempat tersebut yang biasanya agak lama. Sebenarnya, Trastevere bisa ditempuh dari Basilika Santo Petrus dengan cara naik boat menyusuri Sungai Tiber, dari Jembatan Kastil San Angelo menuju Isloa Tiberniam. Biayanya malah lebih murah daripada naik kereta api, cuma seharga 1 euro.
.
Basilika Santa Maria, Trastevere, Roma
.
Trastevere mempunyai basilika bersejarah, Gereja Santa Maria, yang termasuk basilika pertama di Romawi. Lagipula Trastevere nggak jauh kok dari Vatican. Dekat tapi mesti mutar jalannya lewat jembatan.
.
Selain sebagai Stazione, Trastevere juga terkenal dengan banyak restorant enak dan murah. Kalo di Termini itu terkenal banyak restoran murah dan halal, tapi kalah enak dengan restoran yang di Trastevere. Restoran terkecil di Trastevere juga menawarkan nilai lebih untuk setiap sen yang Anda keluarkan, daripada katakan, restoran di perbukitan dekat Spanish Steps atau di area lain sekitar pusat kota Roma.
.
Oh ya, selain terkenal dengan sejarahnya, stasiun train, dan restorannya, Trastevere juga dikenal dengan wanita-wanita cantiknya. Emang sih, aku lihat sendiri cewek di Trastevere memang cantik-cantik. Tidak cuma modis. Saking terkenalnya kecantikan wanita Trastevere ini makanya ada musik yang berjudul "Girl from Trastevere". Iramanya sih jazz. Pantas, aku sepertinya sudah lama akrab dengan kata "Trastevere" ini. Rupanya judul musik jazz ada yang mengambil nama daerah ini. Udah lama sih.
.
.
Seperti yang aku ceritakan tadi, restoran di Trastevere terkenal enaknya dan murahnya. Pasti asyik nih kalo dinner (makan malam) disini. Apalagi bagi orang Roma asli, makan malam adalah waktu makan yang paling penting dalam satu hari. Di Trastevere ini banyak sekali restoran yang bagus dan nyaman untuk didatangi. Plus bila ditemani suasana yang sangat romantis, diterangi cahaya dari lampion-lampion yang remang-remang. Di atas meja yang tertata sangat rapi, pastilah ada Risotto ala Romana (nasi dengan daging sapi muda dan keju), Saltimbocca (daging sapi muda dengan bumbu khusus), Carciofi Fritti (artischocken panggang), dan wine dari Toskana.
.
.
Kata teman, kalo perlu tempat yang representatif, silakan coba makan di Panattoni. Restoran ini terkenal karena meja-meja marmernya yang besar, oven kayu bakar, dan tentu saja pizzanya yang enak banget. Bila ingin makan di tempat terbuka, boleh coba deh di Grappolo Dioro yang terkenal karena pastanya. Namun kalau kantong pas-pasan jangan sungkan pergi ke sisi jalan sekitar kawasan Piazza Navona dan pelabuhan Campo deiflori. Di situ kita juga akan dapati menu-menu lezat dengan harga miring.
.
.

by Sahat Parlindungan Simarmata - www.sahatsimarmata.com
.
Cetak halaman ini (Print this page) ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Google Search Engine
Google