Italy, Negeri yang Sangat Dicintai Rakyatnya dan Berazaskan Kekeluargaan

Italia atau lebih dikenal sebagai Italy ini bagiku mempunyai seribu kesan. Mulai dari negeri sepakbola, pizza, paus, mode, gereja, romawi, vespa, mobil balap, sampai negeri mafia. Setahuku Italy ini adalah sebuah negara di Eropa selatan yang berbentuk khas dan gampang diingat karena terdiri dari sebuah semenanjung yang berbentuk sepatu boot dan dua pulau besar di Laut Tengah: Sisilia dan Sardinia. Seperti lagi main bola ya.....
.
Republik Italia (bahasa Italianya: Repubblica Italiana atau Italia) ini merupakan negara republik parlementer. Ibukotanya di Roma. Negara ini berbagi perbatasan bersaljunya di utara dengan Perancis, Swiss, Austria dan Slovenia. Sedangkan negara San Marino dan Vatikan adalah enklave di dalam wilayah Italia. Jadi ada dua negara kecil di dalam negara Italy.
.
Italia dibagi menjadi 20 daerah (regioni/regione); yaitu Abruzzo, Basilicata, Calabria, Campania, Emilia-Romagna, Friuli-Venezia Giulia, Lazio, Liguria, Lombardia, Marche, Molise, Piemonte, Puglia, Sardinia/Sardegna, Sisilia/Sicilia, Toscana, Trentino-Alto Adige, Umbria, Valle d'Aosta, dan Veneto.
.
Lima di antaranya mempunyai status otonomi khusus, yaitu Friuli-Venezia Giulia, Sardinia/Sardegna, Sisilia/Sicilia, Toscana, Trentino-Alto Adige, dan Valle d'Aosta.
.
Semua region tersebut dibagi lagi dalam beberapa provinsi. Anehnya region Valle d'Aosta tidak punya provinsi.;) Tapi bagiku, yang provinsi disitu sepertinya kabupaten kalo di Indonesia. Dan region itulah provinsi, klo di Indonesia. Apalagi otonomi khusus itu diberikan di tingkat region. Seperti di Indonesia, otonomi khusus dan atau keistimewaan diberikan kepada provinsi. Satu tingkat dibawah negara.
.
Italia terdiri dari semenanjung besar yang memanjang ke Laut Mediterania, bersama dengan dua pulau besarnya itu. Di timur-laut adalah Laut Adriatik, di tenggara Laut Ionia, kemudian Laut Tirenia di barat-daya dan Laut Liguria di barat-laut.
.
Pegunungan Apennina menjadi tulang belakang semenanjung ini, memanjang ke arah barat laut hingga bergabung dengan Pegunungan Alpen yang terkenal itu, barisan pegunungan yang membentuk lengkungan yang membatasi Italia di sisi utara. Selain itu ada dataran Po-Venesia, yang dialiri oleh Sungai Po dengan banyak anak sungainya (kayak Sungai Musi) mengalir dari Alpen, Apennina dan Dolomites. Sungai terkenal lainnya termasuk Tiber (membelah kota Roma), Adige, dan Arno.
.
Titik tertingginya adalah Gunung Blanc (Monte Bianco) pada 4.810 m. Jadi ingat merk gesperku, Mount Blanc. Hehehe. Tapi, Italia biasanya lebih dikaitkan dengan dua gunung berapi yang terkenal: Vesuvius dekat Napoli yang sekarang ini tidak aktif dan Etna yang sangat aktif di Sisilia.
.
Penduduk Italia sebagian besar beragama dan berbahasa sama namun dengan budaya, ekonomi, dan politik yang beragam. Italia memiliki kepadatan penduduk terbesar kelima di Eropa. Kelompok minoritas penduduk asli kecil jumlahnya.
.
Meskipun Katolik Roma adalah agama mayoritas (85% kelahiran di Italia umumnya beragama Katholik), ada beberapa komunitas yang merupakan bagian Gereja Protestan, dan juga Bené Roma yang telah menjalankan Judaisme di Italia selama ribuan tahun. Dan ada juga komunitas imigran Muslim, yang sebagian besar berasal dari Libya.
.
Diseluruh daerah Italia dipakai bahasa Italia yang merupakan bahasa resmi. Orang Italia sangat mencintai bahasa dan daerahnya, sehingga turis berbahasa asing yang datang ke Itali sedapatnya menguasai sedikit bahasa ini. Bahasa Inggris hanya digunakan dikota-kota besar seperti Roma dan Milan. Itupun tidak banyak orang Italia yang bisa dan mau berbahasa Inggris.
.
Memang sih, kayaknya saya mengerti kenapa mereka sangat mencintai bahasanya. Soale enak kedengaran dan diucapkan. Berirama. Seolah-olah kita sedang bernyanyi.
.
Bahasa Italia memiliki banyak dialek, adapun bahasa Italia yang murni (tanpa dialek) hanya dipakai diderah pedesaan Siena.
.
Orang Italia terkenal juga suka berbicara. Heboh pokoknya.:) Mereka berbicara dengan sikap tubuh yang bersemangat, dengan gerakan-gerakan tangan yang aktif. Diberbagai tempat dapat ditemukan penduduk Italia dari berbagai golongan usia berkelompok untuk membicarakan berbagai hal, mulai dari kejadian hari itu, makanan, politik, hingga sepak bola. Kalo dengerin dan melihat mereka ngobrol rasanya seru juga. Kayak orang Batak lagi ngobrol di kedai kopi ato lapo tuak. Heboh.
.
Masyarakat Italia memiliki sifat sangat dekat dengan keluarga dan memiliki hubungan kekeluargaan yang erat. Kayak orang Batak juga ya. Baik di kota besar seperti Roma maupun masyarakat yang tinggal di desa-desa terpencil Italia seperti Siena, setiap jam makan siang tiba maupun setiap jam makan malam merupakan saat berkumpul dan menjadi semacam perayaan kecil bagi keluarga. Akibatnya dalam jam-jam tersebut lalulintas di kota-kota/desa di Italia dapat menjadi sangat sepi karena seluruh masyarakat Italia biasanya pulang ke rumah untuk makan bersama keluarga.
.
Kegiatan makan siang atau makan malam dirumah bersama keluarga ini bisa menghabiskan waktu berjam-jam (tak kurang dari dua hingga tiga jam) karena juga diselingi dengan berbagai pembicaraan antara keluarga sehingga tak heran pada jam-jam tersebut seluruh kantor pemerintahan dan toko-toko tutup.
.
Mafia di Italy justru muncul dari sistem kekeluargaan yang kuat begini. Jadi, apa pun ternyata kalo terlalu justru gak baik. Kekeluargaan yang terlalu kuat justru menimbulkan mafia. Minimal nepotisme. Itulah yang sering dituduhkan ke Orang Batak. Padahal itu juga terjadi di suku-suku lain.
.
Orang Italy jarang ke luar negeri. Soale penduduk asli Italia umumnya menganggap negara mereka adalah negara terindah didunia. Mereka amat mencintai negaranya dan jarang memutuskan bepergian keluar negeri untuk berlibur. Jadi, jangan kaget kalo banyak dari mereka yang tidak tahu dimana Indonesia. Hehehe.
.
Oh ya, ini perlu diketahui, toko-toko tutup setiap hari Minggu diseluruh Italia. Namun pada kota-kota dimana tingkat kunjungan wisatawannya tinggi seperti Milan dan Roma beberapa toko tetap buka. Trus mata uangnya sekarang adalah Euro, kalo sebelum tahun 1999 mereka pake Lira. Sedangkan kode telepon internasional adalah +39. Dan sebagaimana di bandara Fiumicino, di Italy ini banyak banget terbitan gratis, baik itu berupa majalah, tabloid, koran, bahkan buku. Saya banyak bawa majalah dan koran gratis ini. Hehehe.
.
.

by Sahat Parlindungan Simarmata - www.sahatsimarmata.com
.
Cetak halaman ini (Print this page) ....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Google Search Engine
Google