Sint-Salvatorskathedraal, Katedral Tua di Bruges

Katedral kota Bruges ini aslinya disebut Sint-Salvatorskathedraal. Tapi katedral ini juga terkenal dalam bahasa2 lain yaitu St. Salvator's Cathedral atau Holy Saviour Cathedral atau Cath├ędrale de San Salvador (Spanyol). Gereja ini awalnya dibangun (abad ke-10, tapi ada yang bilang abad ke-9) bukan untuk sebuah katedral. Melainkan cuma untuk sekedar gereja biasa. Istilah dalam Katoliknya disebut gereja paroki. Peningkatan status menjadi "katedral" baru diperoleh pada abad ke-19 (1834). Wah, butuh sembilan abad ya untuk naik status.:).....
.
by sahat simarmata
.
Pada waktu itu, Gereja Sint-Donatius, yang terletak di jantung kota Bruges, di seberang balai kota, merupakan bangunan keagamaan paling penting di kota itu. Pada akhir abad ke-18, penduduk Bruges keturunan Perancis mengusir uskup dan menghancurkan Gereja Sint-Donatius, kediamannya.
.
Gereja ini awalnya dirancang oleh Saint Eloi, Uskup dari Noyon kira-kira tahun 640 dan baru selesai abad ke-10. Bangunan ini sudah dimodifikasi beberapa kali.
.
by sahat simarmata
Menara katedral, masih terbuat dari batu bata
.
Pada tahun 1834, tak lama setelah kemerdekaan Belgia tahun 1830, uskup baru ditunjuk di Bruges dan gereja Sint-Salvator memperoleh status katedral. Namun, bangunannya saat itu terlihat tidak pantas seperti katedral. Jauh lebih kecil dan kurang mengesankan daripada gereja di dekatnya, Onze-Lieve-Vrouwekerk, dan harus disesuaikan dengan perannya baru. Contohnya, agar lebih tinggi dan lebih mengesankan maka menara diperlukan.
.
The Cathedral Bruges by E. George (1875)
.
Bagian yang tertua, berasal dari akhir abad ke-12, menjadi pondasi menara yang kuat. Tapi pada tahun 1839 kebakaran menghancurkan atap katedral. William Chantrell, seorang arsitek Inggris, terkenal karena merestorasi gaya neo-Gothic dari gereja-gereja Inggris saat itu, diminta untuk mengembalikan kemegahan Sint-Salvator. Pada saat yang sama ia diberi wewenang untuk membuat menara yang lebih tinggi dari sebelumnya, dan lebih tinggi daripada menara Onze-Lieve-Vrouwekerk.
.
Nave looking East in Sint-Salvatorskathedraal, Bruges
.
Bagian utama dari gereja direstorasi dalam apa yang disebut gaya Gothic dari Schelde gaya abad ke-14. Namun demikian, khusus untuk menaranya punya cerita seru. Rupanya bukannya menambahkan gaya Neo-Gothic pada menara, Chantrell malah memilih desain romantik, seleranya pribadi. Setelah selesai tentulah ada banyak kritikan dan komisi kerajaan untuk monumen dan bangunan penting, tanpa otorisasi oleh Chantrell, telah meletakkan sebuah puncak kecil di atas menara karena desain asli dianggap terlalu datar. Kalo ini bisa kita lihat dan bandingkan antara gambar puncak menara tersebut sebagaimana terlihat di gambar sebelah kiri alinea ini dan perhatikan puncak menara pada gambar lukisan The Cathedral Bruges karya E. George yang dilukis tahun 1875. Terlihat beda kan? Pada lukisan tersebut belum ada puncak kecil di atas menaranya. Seru juga. :) Oh ya, menara ini tingginya pas 100 meter.
.
Altar Sint-Salvatorskathedraal
.
The Sint-Salvator Cathedral saat ini menyimpan banyak karya seni yang awalnya disimpan dalam gereja pendahulunya, Sint-Donatius Katedral, yang telah dihancurkan. Disini dapat dilihat saat kita memasuki gereja tergantung dinding-karpet yang dibuat di Brussel oleh Jasper van der Borcht pada tahun 1731. Mereka waktu itu ditugaskan oleh Uskup Hendrik van Susteren untuk Sint-Donatius.
.
Choir with misericords (carved seats) and hanging tapestries
.
Altar katedral yang ada saat ini dibuat mulai tahun 1642. Di atas altar ada tiga patung orang kudus yang dianggap sebagai pelindung katedral ini, St. Sauveur, St. Donation dan St. Eloi.
.
.
Selain itu, podium paduan suara masih asli abad ke-16 (di brosurnya disebut dari tahun 1430) sehingga masih dapat dikagumi gaya gothic-nya. Di atas podium paduan suara itu terdapat satu set lengkap senjata dari Knights of the Golden Fleece, yang pernah mengadakan pertemuan ke-13 disini pada tanggal 30 April 1478. Diantara ksatria itu ada Antoine of Burgundy.
.
Makam Uskup Jean II Carondelet.
.
Di sini ternyata dimakamkan Uskup Jean II Carondelet. Kebiasaan jaman dulu. Juga ada prasasti peringatan atas meninggalnya Jean Robert Calloigne. Ada juga lukisan potret diri abad ke-15 di atas kertas dari seorang penulis yang aku gak pernah dengar namanya, Karel de Goede. ;-) Ada juga patung kayu Nabi Daniel beserta tiga singa.
.
Organ kuno peninggalan katedral sebelumnya
.
Masih ada beberapa tempat khusus yang pantas untuk dilihat. Mimbar gaya jaman Louis XVI, organ dari kayu barok yang mengesankan (organ ini merupakan benda paling terkenal dari katedral ini), kapel Santo Yakub (sekarang jadi tempat pembaptisan) dengan lukisan dinding dari akhir abad ke-13 sampai 1576, lukisan-lukisan dari sekolah Flemish (14th - abad ke-17), permadani dari abad ke-18 dan sebagainya.
.
Jesus with fishermen by van Orley
.
Di antara lukisan itu ada lukisan "Jesus with fishermen" karya Jean van Orley. Ada juga lukisan tentang katedral ini karya E. George tahun 1875. Lukisan ini menunjukkan bahwa mayoritas jemaat disini dari dulu adalah nelayan. Hal ini memang karena letak kota Bruges dekat pantai dan banyak kanal melintasinya.
.
Kaca Patri di Jendela Utama
.
Sedangkan kaca-kaca patrinya seperti umumnya katedral, indah luar biasa. Ada yang tiga jendela merupakan satu rangkaian cerita. Ada juga kaca patri utama yang paling besar.
.
Kaca Patri di 3 Jendela Ujung
.
Oh ya, katedral ini buka setiap hari. Jadi jangan kaget kalo setiap hari disini ada ibadah.
.

Photos Slide : Sint-Salvatorskathedraal
.

by Sahat Parlindungan Simarmata - www.sahatsimarmata.com
.
Cetak halaman ini (Print this page) ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Google Search Engine
Google