Ayahandaku, M. Simarmata, Dipl.Krim, Telah Dipanggil Tuhan

Tepat jam 22.45 wib tanggal 16 Maret 2008, ayahandaku tercinta, M. Simarmata, Dipl.Krim, telah dipanggil Tuhan. Beliau meninggal dunia dalam usia 66 tahun di ruang ICU Rumah Sakit dr. A.K.Gani Palembang akibat sakit jantung koroner, atau tepatnya Syndrome Jantung Koroner Akut (SJKA). Beliau sempat dirawat selama 4 hari di rumah sakit tersebut dan kondisinya mulai stabil sehingga direncanakan hari Selasa udah bisa pindah rumah sakit ke RS Harapan Kita Jakarta sesuai rujukan dr. Martinus R. Amir, SpJP. Padahal tanda-tanda sakit jantung belum pernah ada kecuali 2 minggu terakhir.....
.
Gejalanya seperti perasaan dicekik, terus disertai pegal di sekitar tengkuk. kemudian keringat dingin dan perut terasa kembung. Sedangkan nyeri di dada baru beberapa hari menjelang masuk rumah sakit. Sebelumnya periksa ke dokter spesialis jantung (dr. Martinus), Bapak ternyata sudah periksa ke dokter spesialis internis (penyakit dalam) dan ternyata kolesterol dan lainnya normal-normal aja. Baru waktu periksa ke dokter Martinus pake EKG baru ketahuan positif penyakit jantung.
.
Setelah meninggal dunia, Senin dini hari itu juga jenazah Bapak dibawa pulang ke rumah. Saya yang diberitahu kabar itu dari istri jam 11 kurang malam itu juga nyari tiket pulang ke Palembang. Akhirnya dapat juga tiket di Ramantha Travel yang buka 24 jam. Cuma tinggal 1 tiket yaitu Garuda kelas Executive jam 06.00 pagi. Langsung saya beli.
.
Ternyata senin pagi, Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang ditutup beberapa jam karena kabut dan awan tebal. Saya jadi terpaksa nunggu lama di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng selama dua setengah jam. Akhirnya jam 08.30 saya boarding.
.
Sesampai di Palembang jam 09.30-an memang awan tebal sekali, namun kabut sudah hilang. Saya ternyata dijemput oleh 2 mobil, yaitu dari keluarga dan dari kantor Distrik PGN Palembang.
.
Sesampai di rumah jam 10 lewat, sudah banyak sekali orang. Saya langsung datag dan melihat jenazah Bapak sudah terbaring di ruang tamu beralaskan kasur. Saya langsung mencium kening ayah yang sudah terasa dingin dan keras.
. by sahat simarmata
Ayahandaku, M. Simarmata, tertidur selamanya dalam damai
.
Tak lama kemudian, aku sudah dipanggil sesepuh keluarga besar untuk membicarakan isi, waktu, dan tempat acara pemakaman. Rupanya mereka dari pagi sudah datang dan menunggu-nunggu saya karena saya adalah anak laki-laki pertama dan satu-satunya. Menurut adat Batak, sayalah yang harus memutuskan segala sesuatu berkaitan dengan acara pemakaman itu dengan persetujuan Ibu tentunya.
.
Keluarga yang berada di Palembang sudah ada di rumah sejak Senin dinihari. Diantaranya adalah Bapatua Dwikora (D.J. Simarmata) beserta inangtua, Lae Osler Situngkir (Ap. Ricardo) beserta Ito Nurmi Simarmata, Kak Rosmaida Simarmata beserta Lae (Ap. Larry), Kak Nurida beserta Abang, Tulang Bister Haloho (Ap. Lisda) beserta Nantulang, Abang Marihot Saragih Simarmata (Ap. Risma) beserta Akang. Terima kasih banyak atas bantuannya.
.
Keluarga-keluarga dari luar kota Palembang juga mulai berdatangan. Diantaranya adalah Nantulang dari Tigaras, Nantulang dari Tanjung Karang, Tulang Siwal Purba dari Bagaduh, Lae Andi Purba dari Tigaras, Evi Purba dari Jakarta, Bapatua (abangnya Bapak) N. Simarmata (Op. Rocky) dari Tebing Tinggi (Sumut), Kak Renti Simarmata dari Jakarta, Kak Riomsi Simarmata (kakak sepupu dari Bapatua Tebing alias Op. Luhut Simarmata) dari Jakarta, Lae JD Nainggolan (abang sepupu dari Namboru (kakaknya Bapak) beserta Kakak dari Jakarta, Bang Mula T. Simarmata (Ap. Nita) beserta Akang dari Lampung, Bang Romson Simarmata dari Bekasi, Jonter Simarmata dari Brebes. Mauliate godang. Pasti aku ingat siapa saja yang datang dan siapa yang tidak datang.
.
Begitu rekan-rekan dari PGN yang berdatangan. Terima kasih banyak buat Pak Drs. Ramli Manurung,MSi dan Pak Banggas Tambunan,SE serta teman2 Divisi Akuntansi yang datang seperti Rinaldi Purba,SE, Fahreza,SE, dan Sigit Waluyo,SE,MM. Dan tak lupa bantuan dari PGN Distrik Palembang berupa kendaraannya. Terima kasih buat Bpk. Sanima dan Lina dari PGN Distrik Palembang.
. by sahat simarmata
Peti mati Bapak saat masuk liang lahat. Selamat jalan, Bapak...
.
Akhirnya, Bapak dimakamkan hari Rabu tanggal 19 Maret 2008 di TPU Sugih Waras di Palembang walaupun Bapak bisa juga dimakamkan di TMP Bukit Siguntang karena Bapak mempunyai Bintang Jasa Nararya.
.
Tak lupa kami mengucapkan terima kasih atas ucapan turut berduka cita berupa krans atau karangan bunga dari :
.
- Kel. Ir. Berlin Simarmata, MM - Jakarta
- Kel. Ir. A.R. Simarmata - Banjar Baru, Kalsel
- Kel. Ir. John D. Nainggolan, MBA boru Manihuruk - Jakarta
- Kel. Ir. Krisman Nainggolan boru Manik - Jakarta
- Kel. Ir. Bisner Manik boru Simarmata - Surabaya
- Keluarga Besar Pomparan Op. Tuan Binur dan Boru Sekotamadya Palembang
.
dan dari :
.
- Kapolda Sumsel beserta Staf dan Bhayangkari
- PT Star Solusindo Utama (International Elite Security)
- Bank BRI Cabang Sriwijaya Palembang
- PT Dunia Kimia Utama
- PT Star Electronik (Kawachi)
- Ikatan Alumni STAN Angkatan 89
- Kantor Pusat PT PGN (Persero) Tbk
- Divisi Akuntansi PT PGN (Persero) Tbk
- SBU DW I JBB, PT PGN (Persero) Tbk
- SBU DW II Jabati, PT PGN (Persero) Tbk
- SBU DW III Sumbagut, PT PGN (Persero) Tbk
- SBU Transmisi Sumatra-Jawa, PT PGN (Persero) Tbk
- Distrik Surabaya, PT PGN (Persero) Tbk
.
Kami yang ditinggalkan :
.
- Istri : P. Purba
.
- Anak / Boru :
1. Sahat Parlindungan Simarmata, SE, MM / Anni Trimeliani Purba, AMK
2. Christoman Simamora, SSos. / Marlinda Simarmata, AMd
3. Darwin Sirait / Kartika Yuliana Simarmata, AMd
-
Cucu : Nicholas Simamora, Diaz Simamora, Chen-chen Simamora, Cliford Randy Sirait, Welly Sirait, Rian Sirait, Samuel Sirait
.

Photos Slide : Ayahandaku, M. Simarmata, Dipl.Krim, Telah Dipanggil Tuhan
.
Posting Terkait :
.
- 40 Hari Ayahandaku Berpulang
- In memoriam of M. Simarmata, Dipl.Crim.
.

by Sahat Parlindungan Simarmata - www.sahatsimarmata.com
.
Cetak halaman ini (Print this page) ....

17 komentar:

  1. Ikut berduka ya Bang.. Semoga ayahanda abang diterima di sisi-Nya dan abang sekeluarga diberi ketabahan dan kekuatan iman. GBU.

    BalasHapus
  2. Devy R.F.Mei 05, 2008

    Sahat,

    Turut berduka cita atas meninggalnya ayahanda, semoga
    almarhum diampuni dosa2nya dan diterima disisi.NYA ,
    keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amin

    Maaf telat mengucapkan belasungkawanya karena saya
    baru tahu hari ini.

    Sekali lagi, turut berduka cita dari saya dan
    keluarga,


    Devy R.F

    BalasHapus
  3. Pak Sahat,
    apa kabar?
    Turut berduka cita ya Pak, terlambat banget nih soalnya udah sebulan lebih ini jarang buka ..

    trus makin sukses aja ya di office, selamat juga deh..

    Take care, GBU...

    BalasHapus
  4. Turut berduka cita atas dipangggilnya ayahanda ito ke rumah Bapa di surga...

    BalasHapus
  5. Kawan Sahat,

    Saya turut berduka.
    Semoga almarhum mendapat tempat terindah bersamaNya. Amiin.
    Salam untuk keluarga.

    Tabah ya Sahat..


    Kili
    kili.saja@gmail.com

    BalasHapus
  6. Kawan Sahat,

    Saya turut berduka.
    Semoga almarhum mendapat tempat terindah bersamaNya. Amiin.
    Salam untuk keluarga.

    Tabah ya Sahat..


    Kili
    kili.saja@gmail.com

    BalasHapus
  7. Rino FajarMei 07, 2008

    Semoga arwahnya diterima disisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan. Amin

    Salam

    rinof6@yahoo. com

    BalasHapus
  8. Ikut berduka cita atas meninggalnya ayahanda Sahat Simarmata.
    Semoga arwah beliau mendapatkan kedamaian abadi dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan untuk menghadapinya.

    BalasHapus
  9. Atas nama Mensa Indonesia, kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.
    Semoga segala kebaikannya diterima Tuhan Yang Maha Esa.

    BalasHapus
  10. Bang Sahaaaat, aku n keluarga ikut berbela sungkawa yah atas meninggalnya ayah tercinta dari bang Sahat

    BalasHapus
  11. Untuk Sahat....... ......... ...

    Turut Berduka Cita, semoga diberi ketabahan.

    BalasHapus
  12. tommy chanMei 07, 2008

    Turut berduka cita yg sedalamnya, Semoga keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan, Amin

    BalasHapus
  13. To Sahat
    Turut berduka cita.. Semoga keluarga yang ditinggal diberi kekuatan..
    GBU

    BalasHapus
  14. Turut bersimpati.
    Semoga Tuhan memberi penghiburan dan kekuatan buat keluarga yg di tinggal.

    BalasHapus
  15. Semoga Keluarga diberikan kekuatan hati menerima semua ini, dan semoga Bahagia di sisi Bapa, Amin

    A.N Alumni Bangau 89

    BalasHapus
  16. Turut berduka cita yach. Semoga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

    BalasHapus
  17. kamisekeluarga turut berduka cita ya lae sahat.

    BalasHapus

Google Search Engine
Google