Tampilkan postingan dengan label Liputan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liputan. Tampilkan semua postingan

Assessing Indonesia’s Readiness in Adopting IFRS by 2012

Saya berkesempatan ikut Seminar Dua Hari, tanggal 11 dan 12 Mei 2010, yang berjudul Assessing Indonesia’s Readiness in Adopting IFRS by 2012 di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. Waktunya sih dari jam 09.00 pagi s.d. 16.00 wib sore. Sayangnya pas saya lg sibuk. Jadi hari pertama cuma ikut mulai jam 14.00 dan hari kedua mulai jam 12.00 wib. Lumayanlah, daripada gak sama sekali. Apalagi aku sebagai undangan. Sedangkan PGN mengirimkan empat peserta selain aku, yaitu Indriani Sukma, Erli Soemarliana, Prihardy Bakry, dan Febri M. Kautzar......

The Canals in Bruges

Kayaknya orang ke Bruges ini mesti naik boat menyusuri kanal-kanal yang ada. Kurang lengkap kalo ke sini belum menyusuri kanal. Pas kami berdua naik boat ternyata sudah antri. Memang sih, dengan menyususuri kanal kita sepertinya sudah keliling kota Bruges ini. Banyak banget kanal di kota ini. Karena banyaknya kanal inilah, Bruges sering disebut 'The Venice of the North (Venesia dari Utara)'....

Bruges Belfry Tower, Ikon Kota Bruges

Inilah ikon utama kota Bruges. Menara Lonceng The Belfry Tower atau dalam bahasa setempat cukup disebut Belfort. Walaupun bukan yang paling tinggi di kota Bruges tapi bentuknya yang unik membuatnya gampang diingat. Setiap gambar atau poster (bahkan poster fim) tentang Bruges pastilah ada gambar menara lonceng ini. Apalagi kalo malam menara ini seakan-akan menyala karena diterangi oleh beberapa lampu sorot. Sehingga tetap dapat dilihat dari kejauhan baik siang maupun malam. Sebenarnya waktu ke Bruges, menara lonceng inilah tempat yang pertama kami kunjungi.:) ....

Gruuthuse Museum, Kastil Penguasa Bruges

Gruuthuse Museum ini letaknya pas di belakang gereja Our Lady (OLV-Kerk), Bruges. Gerbangnya pas menghadap jembatan kecil tempat kami naik boat untuk menyusuri kanal. Ya, letaknya sangat bagus dan strategis, di Jalan Dijver. Aku suka banget akan lokasi kastil ini. Kastil yang megah ini milik salah satu keluarga terkaya di kota abad pertengahan tersebut, keluarga Van Brugghe-van der Aa atau lebih dikenal sebagai keluarga 'Lords of Gruuthuse'. Kastil mereka itu kini telah diubah menjadi museum arkeologi kota Bruges....

Sint-Janshospitaal, RS Tertua di Belgia

Pas kami keluar dari gereja Bunda Maria (Our Lady's Church / OLV-Kerk) Bruges langsung terlihat di Mariastraat (Jl. Maria) itu juga sebuah kompleks besar abad pertengahan Sint-Janshospitaal atau dikenal juga dalam bahasa Inggrisnya St. John Hospital, rumah sakit tertua di Belgia dan juga salah satu rumah sakit tertua yang masih ada di Eropa. Sebenarnya, kompleks ini juga mempunyai pintu dan pelabuhan ke kanal yang ada di belakangnya. Namun sudah tidak berfungsi lagi.....

OLV-Kerk (Our Lady Church), Gereja di Bruges tempat karya Michelangelo

Gereja ini juga dikenal sebagai The Church of Our Lady (mirip nama katedral di Antwerpen ya..). Namun semua tulisan di gereja tersebut dan sekitarnya lebih banyak memakai nama aslinya, Onze Lieve Vrouwekerk. Biasanya dsingkat dengan OLV-Kerk. Kalo dalam bahasa Indonesia yang pas namanya adalah Gereja Bunda Maria. Butuh dua abad untuk membangun gereja ini yang dimulai pada abad ke-13 dan selesai abad ke-15. Entah kenapa, aku merasakan suasana magis di gereja ini. Justru bukan di katedral yang barusan aku datangi. Aku gak tau kenapa. Seperti biasa perasaan itu selalu aku abaikan. Soale repot klo ada apa-apa ini negeri orang. :).....

Sint-Salvatorskathedraal, Katedral Tua di Bruges

Katedral kota Bruges ini aslinya disebut Sint-Salvatorskathedraal. Tapi katedral ini juga terkenal dalam bahasa2 lain yaitu St. Salvator's Cathedral atau Holy Saviour Cathedral atau Cathédrale de San Salvador (Spanyol). Gereja ini awalnya dibangun (abad ke-10, tapi ada yang bilang abad ke-9) bukan untuk sebuah katedral. Melainkan cuma untuk sekedar gereja biasa. Istilah dalam Katoliknya disebut gereja paroki. Peningkatan status menjadi "katedral" baru diperoleh pada abad ke-19 (1834). Wah, butuh sembilan abad ya untuk naik status.:).....

Lunch @ De Foyer Restaurant, Bruges

Di kota Bruges ini, makan di restoran juga bukan pilihan murah tapi tidak ada salahnya mencoba dan cermatlah memilih restoran supaya jangan jengkel dua kali. Bisa-bisa sudah mahal tidak enak pula. Untunglah kami tidak kecewa. Saya makan Spaghetti Vegetarian dan istri makan Omelet di De Foyer Restaurant. Didalamnya ada poster Tongerlo. Sebenarnya tak ada pertimbangan apa-apa sewaktu memutuskan makan di tempat itu. Hanya karena masih ada tempat kosong. Memang dimana-mana penuh pada jam makan siang maka kami pilih waktu dua jam setelah makan siang dan nyari cafe yang ada spaghetti-nya. Hehehe. Untunglah ini masih banyak bangku kosong untuk kami berdua. Tadinya saya curiga kenapa banyak tempat kosong, tapi ternyata makanannya lumayan enak. Apalagi udara dingin dan kaki udah pegal banget. Nikmat rasanya. Memang sih, memilih restoran jangan terkecoh dengan suasana romantis bertaburan bunga, indah dengan tata letak anggun. Toh nantinya kita hanya membayar mahal untuk segala keindahan itu, tapi tidak untuk rasa.....

Bruges, Kota Terindah di Belgia

Saya memang belum menjelajahi semua kota di Belgia. Tapi dari empat kota utama yang paling sering ditawarkan turisme di sana dan sudah aku kunjungi semua, yaitu Brussels, Antwerpen, Ghent, dan Bruges ini, maka kota Bruges inilah yang terindah dari antara empat kota tersebut. Kalo ke Belgia rasanya rugi banget nggak mampir di sini. Kota Bruges ini juga disebut dengan Venice of the North (Venesia dari Utara) karena banyaknya pemandangan kanal disini. Meski pada Oktober 2008 aku dah berkunjung ke Belgia tapi aku pertama kali ke Bruges ini pada September 2009 dan rasanya pengen ke sini lagi. Kota ini katanya masuk salah satu dari sepuluh tempat paling romantis di dunia, selain Paris (France), Tuscany dan Venesia (Italy), Hawaii (USA), St. Thomas di Virgin Islands, Tahiti, Belize, Maladewa, dan Seychelles. Cocok buat honeymoon.....

Cathedral of Our Lady, Gereja Buntung dari Antwerpen

Katedral Gothic dari Virgin Maria ini merupakan fitur yang dominan kota Antwerpen, Belgia. Disebut juga Cathedral of Our Lady atau dalam Bahasa Belanda disebut Onze Lieve Vrouwekathedraal. Biasa disingkat dengan OLV-Kathedraal. Kalo dalam bahasa Indonesia kayaknya lebih pas denngan sebutan Katedral Bunda Maria. Katedral ini adalah katedral Katolik Roma, tepatnya dari Keuskupan Antwerpen. Katedral ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia. Kita dapat menemukannya dengan jalan masuk dari tepi sungai Scheldt(Schelde). Kalau diliat dari luar agak kejauhan, menara di bagian utara katedral terlihat sangat menarik.....

Antwerpen, Kota Legenda

Antwerpen, kota pelabuhan terbesar kedua di Eropa setelah Rotterdam dan kota terbesar kedua di Belgia setelah Brussel, menjadi salah satu kota kunjungan turis mancanegara. Banyak bangunan tua dan bersejarah yang menjadi daya tarik, selain juga pemandangan sungai Schelde yang enak dipandang.
.
by sahat simarmata
Di tepi sungai Scheldt (Schelde), Antwerpen, Belgia
.
Kota ini mempunyai kegenda yang menceritakan asal-usulnya. Legenda tersebut menceritakan seorang raksasa jahat, Druon Antigonus yang berkelahi dengan seorang ksatria Romawi Silvius Brabo. Brabo berhasil memotong tangan raksasa itu dan melemparkannya ke daerah Schelde. Sejak itu daerah tersebut dinamakan hantwerpen (hand= tangan, werpen = melempar. Lambat laun nama itu berubah menjadi Antwerpen.:).....

Paskah Nasional 2009, Di Bawah Bayang-bayang Kampanye Capres

Saya surprise juga ada Perayaan Paskah Bersama Nasional yang diprakarsai Pemerintah seperti Perayaan Natal Bersama Nasional yang sudah lama diadakan tiap tahun di Balai Sidang Jakarta. Perayaan Paskah Nasional sendiri baru diadakan secara rutin sejak tahun 2004, kalo gak salah. Soale saya selalu ikut.:-) Tapi biasanya pemrakarsanya adalah gereja-gereja aras nasional lintas denominasi. Acaranya biasanya pawai jalan kaki dan kendaraan hias dari Bunderan HI menuju Lapangan Monas. Acara doa dan musiknya disitu. Biasanya begitu.....

Nyontreng Wakil Rakyat di Dekat Rumah

Akhirnya tanggal 9 April 2009 datang juga. Pas hari Kamis Putih sehari sebelum Jumat Agung. Hari libur nasional. Jadi empat hari berturut-turut gak masuk kerja. Long weekend deh.:-)
.
Oh ya, aku milih di TPS 023 Kayumanis. Dekat rumah di Jalan Kayumanis V. Sedangkan undangan pemilu baru aku dapat hari Minggu sebelumnya yaitu tanggal 5 April 2009. Sebenarnya warga di RT-ku, yaitu RT.13/RW.4 punya dua TPS, yaitu TPS 023 s.d. 025.
.
Aku datang ke TPS pas jam sebelas siang. Karena males ngantri. Eh gak taunya tetep aja ngantri. Soale aku dapet nomer 262. Sedangkan yang baru dipanggil saat aku nyampe baru nomer 225. Setelah nunggu lama dan sambil perhatiin suasana TPS akhirnya aku dapat panggilan sudah mejelang jam satu siang. Pendaftaran di TPS ditutup pas jam dua belas siang, tapi bagi yang sudah mendaftar sebelumnya kayak saya ini masih tetap bisa nyontreng. Total yang nyontreng sebanyak 303 orang dari 450 yang dapat undangan pemilu. Jadi ada 147 orang yang golput. Banyak juga ya.....

Kursus Income Taxation of Derivatives - Pajak Derivatif

Dalam krisis global sekarang ini, banyak perusahaan, termasuk BUMN, mengalami kerugian atas transaksi derivatif. Terkait dengan hal itu, timbul pertanyaan, bagaimana aspek perpajakan atas transaksi derivatif? Dan bagaimana pula perlakuan perpajakan atas kerugian transaksi derivatif yang bersifat spekulasi?.....

Amsterdam City Tour

Nggak jauh dari hotel, tepatnya di Damrak no.34 ada bus pariwisata ala city tour yang aku perhatikan beberapa hari sering mangkal alias ngetem. hehehe. Ternyata memang itu bus city tour kayak di Roma, sama2 open roof. Nama bus itu adalah The Amsterdam Touristbus.....

Dam Square dan sekitarnya

Dam Square (the Dam atau dalam bahasa Belanda: de Dam) adalah sebuah alun-alun kota di Amsterdam, ibukota Belanda. Bangunan-bangunan dan acara-acara penting disini yang sering digelar membuat tempat ini menjadi salah satu lokasi yang paling terkenal dan penting di Amsterdam.....

Damrak dan sekitarnya

Damrak adalah jalan yang bersejarah di jantung Amsterdam. Damrak ini, yang sebagian diisi kanal, terletak di pusat Amsterdam, antara Amsterdam Centraal Station dengan Dam Square. Arahnya lurus membujur dari utara ke selatan. Damrak ini merupakan jalan utama di mana orang-orang tiba dari stasiun memasuki pusat kota Amsterdam. Damrak ini juga merupakan salah satu rute trem GVB dari stasiun ke pusat, dengan line (nomor jurusan) 4, 9, 16, 24, 25 dan berjalan disini.....

Amsterdam Central Station dan sekitarnya

Amsterdam Central Station merupakan petunjuk alias landmark buat semua orang pendatang sepertiku. Kemana-mana pergi pasti patokannya Central Staion ini. Walaupun gak pake kereta, tetep aja berpatokan jauh-dekat atau berapa lamanya waktu selalu ke Central ini. Hehehe.....

Canal Cruise Amsterdam


Sore hari Rabu menjelang malam, tanggal 8 Oktober 2008, saya pikir lebih baik mencoba keliling Amsterdam pake Canal Cruise. Saya sempat coba datang ke Damrak, tapi loketnya dah tutup. Mereka kasih tau kalo loket yang di depan Central masih buka sampe sore. Setelah aku kesitu, ternyata pas tutup. Mereka kasih tau bahwa loket yang diseberang mereka (berarti seberang Karpershoek Cafe) dekat jembatan itu buka sampai malam. Akhirnya saya kesitu dan benar masih buka. Tapi blum ada penumpang lain. Jadi, Canal Cruise itu pun ngetem nungguin penumpang lain.:) Waktu tersebut saya pake buat foto-foto dulu dong.....

Menginap di BelleVue Hotel Amsterdam


Selain di Victoria Hotel, selama di Amsterdam aku juga menginap di BelleVue Hotel. Dua malam saja. Gak jauh kok dari Victoria Hotel. Tepatnya di Martelaarsgracht 10, Amsterdam. Jalan kaki aja bisa. Kalo Victoria Hotel itu bintang empat, maka BelleVue Hotel ini berbintang tiga. Saat ini merupakan bagian dari kelompok usaha EMB. Lokasinya juga strategis dengan view-nya bisa kita melihat Central Train Station. Kayaknya ini hotel berbintang tiga paling bagus dan strategis di sekitar itu.....

Profile Visitor Map - Click to view visits
Google Search Engine
Google